Profil Negara Belanda


Belanda merupakan negara maju di Eropa Barat yang wilayahnya berbatasan dengan jerman di bagian timur, Belgia (di sebelah selatan) dan Laut Utara (di bagian barat). Istilah Belanda berasal dari Bahasa Portugis (Holanda) yang di Indonesikan. Belanda sangat di kenal rakyat Indonesia karena pernah menguasai kepulauan nusantara berabad-abad pada era kolonialisme dan imperalisme. Pengakuan kemerdekaan atas Hindia Belanda (Indonesia) terjadi pada perundingan Meja Bundar (KMB) tanggal 27 Desember 1949. Namun saat ini Belanda menyatakan pengakuan kedaulatan Indonesia sejak tanggal 17 Agustus 1945. Pusat pemerintahan Belanda berada di Den Haag, sementara ibukota berada di Kota Amsterdaam. 



Salah satu sudut kota Amsterdam
Secara geografis, wilayah Belanda berada pada pusat pelayaran dan perdagangan di Eropa Barat. Negara ini memiliki kota-kota Pelabuhan besar seperti Eidhohen, Rotterdaam dan Amsterdam. Namun luas wilayahnya tergolong sangat sempit untuk menampung penduduk sejumlah 16.586.000 jiwa (tahun2009), sehingga negara ini tergolong negara terpadat di dunia.Selain itu hampir 45% wilayahnya berada di bawah permukaan laut sehingga masyarakat Belanda banyak membangun Tanggul- tanggul dan canal sebagai tempat pemukiman. Selain canal, Belanda juga terkenal sebagai produsen bunga tulip, dan kincir angin. 

Kanal di Kota Amsterdam
 Sejarah Belanda 
Sebelum merdeka, Belanda adalah bagian dari Kekaisaran Perancis di bawah kekuasaan Napoleon Bonaparte. Setelah Napoleon mengalami kemunduran, Kerajaan Belanda didirikan pada 1815 meliputi kawasan Belgia dan Luxemburg. Belgia mendapat kemerdekaan pada 1830, sedangkan Luxemburg berpisah selepas kematian Raja Willem III. Pada abad ke-19, Belanda sudah menjadi sebuah negara industri yang sebanding dengan negara negara tetangganya. Negara ini kemudian berkembang menjadi penguasa perdagangan, ekonomi dan negara maritim yang kuat pada abad 17. Belanda juga banyak melakukan ekspansi wilayah, sehingga memiliki banyak koloni seperti Hindia Belanda (Indonesia), Suriname, Niew Amsterdam (sekarang New York). 
Kota Pelabuhan Rotterdam
Salah satu sudut Kota Eidhoven
Semasa Perang dunia I dan Perang dunia II, Belanda memilih bersikap netral. Namun setelah wilayahnya ditaklukkan pasukan Nazi (Jerman) pada bulan Mei 1940, Belanda memutuskan bergabung dengan Sekutu. Pada masa pendudukan Nazi, Lebih dari 100.000 Yahudi-Belanda dibunuh. Pembebasan Belanda dilakukan tentara Sekutu melalui operasi militer setelah pendaratan di Normandy oleh Inggris, Kanada, Polandia dan Amerika yang bertempur di Belanda mulai dari tahun 1944 sampai Belanda dibebaskan tahun 1945. Selepas perang, ekonomi Belanda menjadi semakin maju dengan Belanda menjadi anggota Benelux dan Komunitas Eropa. Belanda juga menjadi anggota NATO. Dikemudian hari Belanda menjadi negara perintis Uni Eropa yang didirikan tahun 1992. 

Belanda dibagi menjadi 12 wilayah administrasi dalam bentuk provinsi yaitu Groningen, Friesland, Drenthe, Overijssel, Flevoland, Gelderland, Utrecht, Noord-Holland (Holland Utara), Zuid-Holland (Holland Selatan), Zeeland, Noord-Brabant (Brabant Utara), Limburg. Selain itu, Belanda memiliki wilayah kekuasaan di kepulauan Karibia yaitu Antillen Belanda dan Aruba.

Perekonomian 
Belanda menganut system ekonomi liberal yang memberikan keleluasaan terhadap investasi. Produk utama negara ini berupa bahan makanan, bahan kimia, pemrosesan minyak, produk otomotif, listrik, dan elektronik. Walaupun wilayahnya sempit, namun Belanda mampu membangun industri makanan yang sangat maju. Belanda menduduki urutan ketiga dalam daftar pengekspor makanan, setelah Amerika Serikat dan Perancis. Perusahaan-perusahaan multinasional asal Belanda antara lain Shell Oil (Perusahaan minyak) dan Philips (Perusahaan elektronik)

Data dan Fakta

Nama Negara
Bendera
Koninkrijk der Nederlanden
Kepala Negara
Lambang negara
Ratu
Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri
Bentuk Pemerintahan
Monarki Konstitusional
Ibukota
Amsterdaam
Pembagian wilayah
Provinsi (12 Provinsi)
Kota-kota besar
Amsterdaam, Rotterdaam, Den Haag, Eidhoven
Luas wilayah
37.354 Km2
Jumlah Penduduk
16.586.000 jiwa tahun 2009
Suku Bangsa
Belanda 97%, Indonesia dan Suriname 3%
Agama
Katholik 36%, Islam 2%
Bahasa
Belanda
Mata uang
Euro
Lagu Kebangsaan
Wilhelmus
Pendapatan perkapita
US$ 39.278 (2009)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar